Puisi Ibu Menyentuh Kalbu

Diposting oleh Lsiahaan94 pada 15:12, 28-Mar-13

Puisi Ibu - ibu, ya adalah sosok wanita tegar yang memiliki jasa tak terhingga. Ya, dia memang pantas mendapatkan sosok wanita dengan pejuang tinggi. 9 bulan dalam kandungan tidak mengurangi kegigihannya untuk mmeberikan kita gizi yang cukup. Dan hanya ada 1 yang dia cita-citakan dari anaknya, yaitu anaknya dapat menjadi orang sukses dari pada dia.

Berikut ini ada sedikit puisi ibu yang bisa anda jadikan kado istimewa untuk dia.

TERIMA KASIH IBUKU TERSAYANG

IBU…..
kau bagai rembulan di hidupku,bagai matahari yang menyinari pagi dengan kehangatannya,&kau bagaikan bidadari dalam hidupku.
IBU…..
betapa besar pengorbananmu pada anak2-mu,9 bulan kami ada dalam kandunganmu,
hingga kau mengorbankan nyawa saat melahirkan kami ke dunia ini & membesarkan kami dengan kasih sayangmu yang tulus sejernih air yang mengalir disurga.
IBU…..
beribu2 ku ucapkan terima kasih padamu,
walau ucapan terima kasih ku takkan pernah cukup dengan semua pengorbanan dan kasih sayangmu selama ini.
IBU…..
aku berjanji akan menjadi anak yang terbaik bagimu,
TERIMA KASIH IBU

Ga Butuh Hari Ibu

kemarin, hari ini
dan esokpun tetap dalam darahmu Ibu
tapi dia
aku enggan meyapanya ibu
tak sudi ku memanggilnya bunda
kan putus sebagai mama
terbuang dari umy, apalagi ina’
memahami air mata yang kau rampas
mengenangmu hanya dalam tragedi
bukan menyapa tuk memahat rindu
dan juga bukan mengharap serpihan tangga
meskipun dekat dan nyata
namun jauh dan musnah
bukankah malam merindu pagi
atau rindu takdir nan pasti
ku telah memastikan esok kan menangis
moga air mata kan hadir dalam pelukanmu
meski sekejap nan pasti
menukar angin atau hujan
demi air dan mata
tapi jika tidak!
tak akan kupanggil ina’

Hadirmu

Sejilid karya pustaka, secuil tentangku
tulus kau smak goresan sedikit sejarahku
dikehidpanmu aku bagai musafir
tersesat singgah di luang waktumu
keluh kesah, tangisku terus bebanimu
namun, sapamu, sayangmu, tetap sambutku ramah
kau hias hariku dengan nasehat penerang hati
ikhlaskan senyum kala jumpa
bangkitkan dan semaikan semangat capai citaku
aku bukan hanya cinta, namun juga pustaka
walau tak seterang sinar surya
tak sebening cahaya purnama
seberkas saran dan nyala doaku
semoga selalu hadirkan senyum bahagiamu
kusayangimu sebab pribadi nan shalehah
terima kasih aku ucapkan sepenuh hati


Ya, itu dia puisi ibu yang bisa kami terbitkan disini. sayangilah ibumu , ok ? wink

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar